Puisi Malam Kenangan
Oleh: Chendana Biru
Malam bergaun rindu
Busana kembang biru
Duhai Tuan,
Aku sedang bergincu
Sepersolekan di cermin kenangan
Belum aku kenakan
Tuan,
Tunggulah seperempat jam
Jamuan makan malam
Sedang dihidang
Lilin-lilin belum dinyalakan
Meja dan bangku panjang
Masih diskusi tentang pertemuan, yang tak sempat pulang
Aah, Tuan
Semua ini melelahkan
Marilah duduk sebentar
Kita saling memandang bulan
Di dalam mata sepasang
Sementara malam menghampar ranjang
Untuk kita istirahatkan mimpi
Di dalam cʋmbu tanpa pagi
14/02/2018
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar