Menolog Pohon Cemara
Oleh: Azhara
Duhai malam
betapa beratnya mengendong resah yang tak menjemu
menyemai rindu di atas tunggul cinta yang kau biarkan melara
bersama sebaris duka yang belum dapat ku keringkan airmatanya
dan puing-puing harapan itu tetap tega menyongsong waktu
Tahukah engkau
cinta itu tidak kan mati walau berkali-kali kau tancapkan dengan dusta
tak juga kan layu biar kerontang airmata membasahi pipi
cinta itu sepohon tua sekeras kersani
yang hidup sejak mula adam mengenali hawa
tabahnya
tercampak ka bumi lalu penasaran setiap makhluk
apakah kau mampu membunuh cinta?
Azhara AW©
Kuala Lumpur, 090218.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar