PUISI SEMANGAT PAGI
Oleh: Bagus Satriyo Taper Lovererna
Aku masih terjaga
Bercengkrama mesrah dengan sejuta harapan indah
Sebuah mimpi dalam balutan doa
Sebuah angan pemanis langkah
Mentari telah duduk disinggahsana hari
Teriknya menyadarkan sejenak anganan diri
Kini saatnya langkah kembali terjalani
Kisah kembali tertuliskan lagi
Aku hanya meraba kepastian akan berkah
Karna kebutaanku akan takdir yang ada
Setidaknya aku berjalan dan berdoa
Semoga rejeki dan berkah tersematkan atas raga
Kususuri arus kehidupanku lagi
Bersama lagu burung pipit dipagi hari
Semangat terbakar dibawah mentari
Semoga bunga kugenggam disenja nanti...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar