PUISI GADIS KINANTI
Oleh: Esti Hand Oifals
Biarkan luka-luka itu berlalu
Yang terkenang mengakar bak benalu
Perlahan akan membunuhmu
Atau iklhaskan terlarung waktu
Lenyap mengendap penepismu
Bak duri dalam daging bisa tersentuh sewaktu-waktu
Ingat saja apa yang lewat
Catat apa yang terlihat
Hening tercipta hikmat
dalam luka perlahan maherat
Balada senja tak akan terhenti
Acap kali jerit memaki
Meski tak akan puas
Kuncup semi termakan hama unggas
Puisi mati, suri dalam menanti
gadis kinanti
Kalintang terbayang, sayang
Masa akan datang
Hand solo 18
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar